Dampak Positif dan Negatif Menikah di Usia Muda dan Tua – Menikah merupakan sebuah sunah rasul bagi umat islam dan sebuah peristiwa yang sangat penting dimana kita menyatukan rasa cinta dengan pasangan kita untuk menuju kesebuah langkah yang lebih besar, begitu penting nya menikah sampai-sampai peristiwa ini dapat mempengaruhi masa depan bagi seseorang yang menjalankannya.

Tentu kita sudah tidak asing dengan pernikahan dini yang mana menikah dini dapat diartikan dengan menikah pada usia muda, tentu saja pernikahan muda ini memiliki banyak pengaruh nya bagi yang menjalankan baik pengaruh positif ataupun negatif, salah satu faktor yang mendorong sesorang melakukan pernikahan dini yakni adat istiadat di lingkungan sekitar kemudian ingin cepat memiliki keluarga sendiri, masalah ekonomi, jenjang pendidikan yang rendah, pemahaman tentang agama dan media masa, semua faktor tersebut. Menikah Usia muda ini dapat diklarifikasikan menurut usia mulai dari 15 tahun hingga 19 tahun.

Kemudian menikah usia tua pun banyak dialami oleh banyak orang, hal ini juga dipengaruhi oleh banyak hal mulai dari fokus kepada karir atau pekerjaan, kemudian psikologi, biaya pernikahan yang tinggi, masih menjalani pendidikan, sangat pemilih pasangan, belum menemukan pasangan yang diidamkan, kurangnya rasa tanggung jawab bagi kaum laki-laki, budaya pacaran yang sering berganti pasangan, orang tua belum menyetujuainya. Tentu saja menikah usia tua ini juga memiliki dampak positif  dan negatif maka dari itu silahkan kamu simak informasi mengenai Dampak Positif dan Negatif Menikah di Usia Muda dan Tua yang sudah kami siapkan dibawah ini.

Dampak Positif dan Negatif Menikah di Usia Muda

Dampak Positit Menikah Muda :

  1. Dampak positif menikah usia muda yang pertama yakni jika pasangan tersebut langsung menerapkan program langsung memiliki keturunan maka jarak antara orang tua dan anak tidak terlalu jauh, ini tentu akan lebih baik, bayangkan jika kamu sudah pensiun namun anak kamu masih SD, tentu saja kamu akan kebingungan nantinya untuk mengurus kebutuhan pendidikan bagi sang anak, berbeda halnya jika kamu masih produktif di usia 40 th anak kamu sudah kuliah, tentu saja kamu tidak akan bingung jika anak kamu meminta kebutuhan untuk kuliah karna kamu masih aktof berkerja.
  2. Dampak positif yang kedua tentu saja akan terhindar dari yang namanya free seks atau seks bebas yang sangat berbahaya karena kita tidak berganti pasangan dan hanya berhubungan intim dengan istri kita saja, free seks memang sangat bahaya karena dapat menimbulkan penyakit seperti HIV dan PMS.
  3. Presentase mendapatkan keturuna masih sangat tinggi karena reproduksi masih berjalan dengan baik, hormon masih maksimal dan gairah seks masih tinggi.

Dampak Negatif Menikah Usia Muda :

  1. Dampak Negatif menikah usia muda yang pertama yakni faktor ekonomi, yang kami maksud jika kamu belum siap secara ekonomi tentu saja menikah usia muda akan memiliki banyak masalah, kebutuhan sehari-hari semakin banyak dan ekonomi kamu masih rendah sehingga akan menimbukan pertengkaran antar pasangan.
  2. Yang kedua yakni belum nalarnya orang tua dalam mengasuh anak sebab menikah usia muda seseorang tentu belum matang secara pikiran dan moral sehingga seringkali tumbuh kembang anak tidak diperhatikan betul-betul.

Dampak Positif dan Negatif Menikah di Usia Tua

Dampak Positif Menikah Usia Tua :

  1. Tentu saja pengaruh atau dampak positif menikah usia muda yakni faktor ekonomi yang sudah matang, jika hal ini sudah ada tentu saja menikah bukan menjadi hal yang menakutkan karena kamu akan dapat memenuhi kebutuhan istri dan anak.
  2. Yang kedua yakni matangnya hubungan seks dan mengasuh anak karena menikah pada usia tua tentu saja seseorang sudah memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan yang lebih.

Dampak Negatif Menikah Usia Tua :

  1. Kerugian yang pertama jika kamu menikah usia tua tentu saja yang pertama gairah seks sudah sedikit menurun sehingga dalam pernikahan saat melakukan seks tidak terlalu mengasyikan bagi pasangan usia tua.
  2. Dampak negatif yang kedua menikah usia tua yakni sulit nya mendapatkan keturunan, ini paling terjadi di masyarakat karena memang faktor usia yang membuat hormon menurun.

Menikah memang menjadi hak bagi semua umat manusia, tinggal kamu yang menjalankan mau memilih menikah usia tua ataupun muda, masing-masing memiliki dampak positif dan negatif, tentu saja Dampak Positif dan Negatif Menikah di Usia Muda dan Tua ini memilii upaya pencegahan dan kamu dapat menikah di usia yang matang yakni antara umur 22 tahun hingga 28 tahun. Updaya pencegahan yang pertama pernikahan usia dini atau muda yakni mengenalkan pendidikan seks sejak dini kemudian meningkatkan jenjang pendidikan hingga usia matang dan mendapatkan pekerjaan, dan peraturan pemerintah tentang pernikahan.

Baca Juga : Tema Dekorasi Pernikahan Yang Lagi Hits Tahun 2018

Kemudian pencegahan menikah usia tua terdiri dari Memberikan arahan kepada masyarakat tentang kebaikan menikah dan tujuan menikah kemudian memberikan konseling jika menikah di usia yang matang dapat memberikan dampak positif yang sangat banyak, memberikan ilmu agama mengenai pernikahan sebagai ibadah yang sangat penting, jangan sering-sering atau senang berganti pasangan karena akan memberikan efek buruk bagi psikologis. Nah itulah informasi kami mengenai Dampak Positif dan Negatif Menikah di Usia Muda dan Tua semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.