Pernikahan merupakan hal bahagia, namun moment saat kita merasa bahwa kekasih adalah “the one”, kita mengira semua akan berjalan sempurna dan hidup bahagia selamanya. Masalahnya, ini merupakan hal yang langgeng perlu diusahakan. Bagaimanapun, ia adalah pasangan yang Anda harapkan untuk menghabiskan seumur hidup bersama membentuk keluarga idaman. Maka dari itu ada beberapa hal yang harus dibicarakan dengan pasangan anda sebelum melakukan pernikahan. Apa saja sih hal yang harus dibicarakan dengan pasangan? Team nikah.co.id akan membahasnya kali ini.

Dunia akan berubah, usia terus bertambah, dan tantangan akan menguji Anda. Agar hubungan bertahan jangka panjang dibutuhkan tanggung jawab, pengertian, dan kesabaran.  Sebelum Anda melangkah ke jenjang pernikahan, ketahui apa saja yang perlu dibahas untuk mempersiapkan diri pada setiap kemungkinan.

Hal Yang Harus Dibicarakan Dengan Pasangan Sebelum Pernikahan

Spiritualitas

Bahkan jika Anda memiliki keyakinan yang sama, belum tentu paham atau pandangan Anda akan sama dengan pasangan. Untuk alasan ini, penting untuk bersikap terbuka dan jujur tentang keyakinan Anda dan bagaimana Anda merencanakan untuk mempraktikkan nya. Pembicaraan mengenai hal ini harus lebih mendalam lagi jika Anda dan pasangan berbeda agama karena potensi konflik lebih besar.

Akankah Kita Punya Anak

Hal yang harus dibicarakan dengan pasangan anda sebelum pernikahan selanjutnya adalah soal anak atau keturunan. Ya, ini adalah topik besar dan harus ditanggapi dengan serius. Anda dan pasangan harus benar-benar siap menjadi orang tua. Apakah Anda dan pasangan sepakat untuk memiliki anak atau tidak, jika iya berapa jumlahnya dan bagaimana cara membesarkan mereka.  Pastikan untuk menyentuh topik hangat seperti vaksinasi, tempat penitipan anak, dan homeschooling.  Perhatikan pendapat pasangan dan prinsip yang dianut nya. Jangan mengecilkan keinginan Anda sendiri, dengan harapan kelak bisa meyakinkan pasangan untuk berubah pikiran.

Dimana Kita Akan Tinggal

Topik ini jarang dibicarakan padahal merupakan salah satu faktor yang membuat pernikahan kurang harmonis. Bicarakan dengan pasangan tentang di mana Anda berdua akan tinggal. Apakah di apartemen, membeli rumah di pinggiran kota, atau menumpang dengan orang tua.  Anda mungkin akan terkejut dengan jawaban yang Anda dapatkan. Sebagian orang benar-benar terikat dengan kota tempat mereka tinggal dan tidak pernah berniat pindah. Ini jelas merupakan percakapan penting bagi Anda berdua sebelum menikah.

Hutang

Membicarakan tentang uang memang tidak nyaman. Anda tidak ingin terlihat seperti sedang mencoba membongkar atau menghakimi, namun jika Anda ingin berbagi hidup dengan seseorang, Anda perlu tahu bagaimana keuangan mereka. Jangan sampai Anda malah membayar hutang orang lain. Tentu saja, jika Anda adalah pihak yang berhutang, sebaiknya bereskan dulu hutang-hutang Anda. Jika memungkinkan, jangan rencana pernikahan sampai keuangan Anda lebih mudah diurus.

Memilih Furnitur

Sangat penting untuk saling jujur soal preferensi dalam memilih suatu barang terutama furnitur rumah. Beberapa dari kita cukup senang dengan barang-barang minimalis, tapi ada orang lain yang memang suka dengan sedikit kemewahan. Tidak ada yang salah atau benar selama kita jujur tentang hal itu dan harus dikompromikan bila ada hal yang berbeda.

Siapa Yang Mengurus Rumah

Dari sekian banyak sesuatu yang harus dibicarakan dengan pasangan, hal ini sangatlah penting dan merupakan Hal Yang Harus Dibicarakan Dengan Pasangan anda sebelum menikah. Menurut budaya timur, istri adalah pihak yang memiliki porsi tanggung jawab lebih besar dalam urusan domestik. Masalah ini lebih ringan jika ada asisten rumah tangga, tapi jika tidak berbagi tanggung jawab antara suami dan istri bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

Baca Juga : Tips Untuk Pengantin Wanita Menjelang Hari Pernikahan

Hubungan suami istri juga sama seperti hal lain, preferensi seksual seseorang unik dan harus dihormati. Sangat penting untuk saling jujur soal preferensi seksual masing-masing. Misalnya, frekuensi bercinta seperti apa yang dianggap terlalu sedikit dan apa yang cukup, ketika menyangkut seberapa sering Anda bercinta?Beberapa di antaranya malu bersikap jujur tapi menikah adalah komitmen serius. Anda harus bisa membicarakan hal-hal ini agar memiliki hubungan yang saling memuaskan.