“Menjaga jodoh orang!”, Buat apa nunggu lama untuk nikah jika memang sudah yakin bahwa pasanganmu adalah jodoh anda dan ada banyak kecocokan dalam diri kamu dan pasangan? Ya, memang pernikahan adalah satu tahap dalam kehidupan yang sangat perlu persiapan yang matang. Tapi, bukankah persiapan bisa dikumpulkan sembari menjalani kehidupan rumah tangga kamu?

“Menjaga jodoh orang!” Satu kalimat yang mungkin akhir-akhir ini sering kita dengan, bukan? Ya, meskipun jodoh adalah satu ketentuan dari Tuhan yang bahkan telah diberikan pada makhluknya sebelum terlahir ke dunia. Tapi agaknya ungkapan tersebut cocok untuk menggambarkan trend anak jaman now yang memilih lama pacaran lalu putus daripada harus cepat menikah. Walaupun sebenarnya menikah juga bukan satu ikatan yang bisa membuat sepasang manusia berjodoh di dunia dan di keabadian nanti. Tapi setidaknya, menikah adalah satu pencapaian dalam satu tahapan hubungan kasih yang suci. Menikah adalah cara untuk memohon rahman rahimnya Tuhan agar selalu menjaga hubunganmu dengan pasangan.

Yakin jodoh Dan Menunda Nikah, Ternyata Ditengah Jalan Tuhan Berkata Lain Dan Memilihkan Orang Selain Kamu Untuk Kekasihmu

Ketika kamu berlama-lama dalam menjalin satu hubungan khusus dengan kekasih dan tiba-tiba di tengah jalan hubungan percintaanmu tersebut harus kandas karena terjadi pasanganmu adalah jodoh orang lain. Tentu hal ini akan sungguh sangat menyakitkan.

Maka, menikahlah! Dan berdoalah kepada Tuhan agar cintamu dan cinta pasanganmu selalu disatukan. Kalaupun dia bukan jodohmu yang sebenarnya, paksalah Tuhan untuk menjadikannya jodohmu. Karena percayalah bahwa Tuhan adalah sumber dari segala cinta, dan Tuhan sangat membenci perceraian.

Doa Adalah Senjata Yang Paling Ampuh Untuk Menjaga Keutuhan Cinta

Cinta adalah perkara hati, dan Tuhan adalah satu-satunya yang berhak untuk mebolak-balikkan hati setiap hambanya. Usaha kerasmu dan segala pengorbanan yang kamu lakukan terkadang sekejap akan mampu dikalahkan dengan kedahsyatan do’a yang diucapkan dengan penuh ketulusan untuk mendapat ridhla dari Tuhan.

Janji dan pengorbanan semu yang kamu serahkan untuk dia saat dalam masa pacaran, tak akan ada gunanya jika Tuhan lebih memilih untuk mengabulkan do’a seseorang yang mengharapkan cinta dan pilihan pasangan dari Tuhan. Maka yang sering terjadi adalah, Tuhan akan memilihkan jodoh lain untuk kekasihmu, dimana jodoh tersebut tekun menjaga cinta dengan lantunan do’a.

Tak Sedikit Dari Kita Yang Berjuang Untuk Mempertahankan Cintanya, Tapi Tiba-Tiba Tuhan Menghapus Cinta Di Hatinya Dan Menumbuhkan Cinta Lain Untuk Orang Yang Baru

Sekuat apapun kamu menjaga cintamu, kamu bukanlah yang bisa menjaga hati pasanganmu dan kamu bukanlah seseorang yang mampu menolak ketentuan dari Tuhanmu. Sebesar perlawanamu untuk melawan keinginan Tuhan, semakin besar pula peluang kegagalanmu, semakin yakin kamu akan bisa menentang jodoh yang telah dipilihkan Tuhan, semakin jauh pula kamu menemukan cinta yang sebenarnya.

Maka dari itu, sebenarnya pacaran adalah satu hal yang tak ada hubungannya sama sekali dengan cinta. Pacaran hanyalah nafsu. Pacaran bukan cara untuk menjemput jodoh seperti yang kamu yakini hingga saat ini. Nyatanya? Semakin lama kamu menunda pernikahan, semakin besar pula kamu membuka peluang kegagalan hubungan. Semakin lama kamu menjalin kasih dengan cara berpacaran, semakin lama pula kamu menjaga seseorang yang ternyata adalah jodoh orang!

Baca Juga :

Sederet Template Undangan Online Agar Terlihat Lebih Unik

Tips Memilih Jasa Pembuatan Undangan Online untuk Wedding

 

Bagaimana masih milih lama pacaran? Siap-siap aja kalau istilah pacar berubah jadi mantan! Awas, baper.