Menikahlah Saat Semuanya Matang – Bagi sebagian orang, menikah memang bukanlah satu perkara yang gampang, dan mungkin kamu termasuk dari salah satunya. Ketika memikirkan tentang rencana pernikah, pasti yang akan telrintas dibenak kita adalah tentang besarnya biaya pernikahan yang harus dikeluarkan, tanggung jawab yang tak tanggung-tanggung beratnya, belum lagi kalau nanti kita sudah dipercaya untuk menerima momongan.

Berbeda pada pasangan remaja yang belum lama mengenal apa itu cinta, hati mereka selalu berbunga-bunga, bahkan setiap kali bertemu seringkali janji suci pernikahan mereka ucapkan pada kekasihnya. Mereka mengira bahwa pernikahan adalah akhir pencapaian satu hubungan. Dimana dengan pernikahan jiwa dan raga mereka tak akan bisa terpisahkan. Ya, begitulah cinta remaja!

Mereka tidak tahu bahwa sebenarnya jenjang pernikahan adalah chapter pertama dari novel kehidupan mereka. Apapun yang akan dialami selama masa pacaran, tidak akan ada apa-apanya jika dibandingkan dengan yang akan ditempuh ketika sudah menikah, maka pesan kami adalah menikahlah saat semuanya matang agar kehidupan keluarga anda setelah menikah menjadi lebih harmonis seiring dengan kedewasaan anda.

Menikahlah Saat Semuanya Matang? Perhatikan Hal-hal Yang Harus dipersiapkan!

Lalu, apa saja yang harus kamu persiapkan sebelum yakin akan memutuskan untuk menikah? Diantaranya adalah

  1. Sikap

Tinggalkanlah sikap dan sifatmu yang kekanak-kanakkan, yang mana terus kamu pelihara saat masih usia remaja. Sikap yang terpenting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga sebenarnya cukup sederhana, hanya jujur dan bijaksana. Itu saja!

Jadi jangan bicara tentang cinta kalau kamu belum bisa bersikap jujur tentang segala hal dengan pasanganmu. Keutuhan rumah tangga kamu sangat bergantung dengan seberapa besar kemampuanmu untuk terbuka dan jujur kepada pasanganmu dalam segala hal. Sudah sangat banyak contohnya, suatu pasangan yang memutuskan untuk berpisah bahkan diusia perkawinan yang masih sangat muda, hanya karena salah satunya berbohong kepada pasangannya, dan yang dibohongi merasa tidak terima.

Selain jujur, sikap bijaksana juga perlu untuk kamu bangun mulai sekarang. Bijaksana berarti tidak mengutamakan kepentinganmu sendiri, melainkan mengupayakan untuk kebahagiaan keluarga kecilmu. Apalagi jika kamu seorang kepala rumah tangga, kebahagiaan anak dan istri adalah tanggung jawab besar yang harus kamu penuhi, dan itu tak akan bisa terjadi selama kamu tidak bisa berlaku bijaksana.

  1. Mental

Jalinan pernikahan tidak sama seperti pacaran yang kalau bosan atau tersandung sedikit masalah bisa seenaknya berpisah. Ingatlah bahwa Kewajiban-kewajiban rumah tangga yang berat akan kamu pikul dipundakmu kelak jika sudah menikah. Maka dari itu kematangan mental sangat penting untuk kamu miliki. Jangan hanya mengutamakan nafsu saja, karena jika demikian suatu saat pasti kamu akan kecewa.

  1. Biaya

Jangan hanya bicara soal cinta jika kamu berniat untuk menikah. Kalau kamu sudah berani memutuskan utnuk menikah, itu artinya kamu juga sudah harus berani berniri dengan kakimu sendiri, berlindung dibalik namamu sendiri. Ketika kamu sudah berkeluarga, itu tandanya sudah tak pantas lagi untukmu tetap nyaman di gendongan orang tua, dan bersembunyi dibalik nama besar orang tuamu. Jalanlah sendiri, usahalah sendiri, dan raih kebahagiaanmu sendiri bersama anak dan istri.

Baca Juga : Jomblo Karena Prinsip VS Jomblo Karena Nasib

Kenapa biaya penting? bayangkan saja, belum juga sah menjadi suami-istri, untuk melangsungkan sebuah acara pernikahan walaupun yang apling sederhana tetap membutuhkan modal biaya. Setelah resmi menikah, tak mungkin kalian terus ingin menumpang di rumah orang tua atau mertua. Setelah sudah tinggal sendiri (meskipun kontrak) butuh biaya untuk membeli beras, lauk pauk, bayar listrik, bayar sekolah anak, dll. Biaya gak? Masih mau ngrepotin orang tua?

Nah, untuk itulah kenapa kami terus mengingatkan kepada kamu dan sobat pembaca semuanya tetang pentingnya kematangan hidup sebelum menikah. Karena pernikahan bukanlah sandiwara atau permainan panggung yang bisa leluasa kamu tulis sendiri alur ceritanya. Maka dari itu, sekali lagi pesan dari kami : Menikahlah Saat Semuanya Matang.

 

Image Source : mahligai-indonesia.com